PBL MAHASISWA AKPER JABAL GHAFUR BERAKHIR

SIGLI — Sebanyak 131 Mahasiswa Akper Jabal Ghafur Sigli Angkatan XVI mengakhiri kegiatan Praktek Belajar Lapangan ( PBL) di kemukiman Busu dan kemukiman Beureueh Kecamatan Mutiara, ditandai dengan acara penutupan dan penyerahan kembali mahasiswa secara simbolik yang dilakukan oleh Camat Mutiara, M.Adam,BA  kepada Direktur Akper Jabal Ghafur Sigli, yang diwakili oleh Pudir III, NS.MIRZAL TAWI,MKM , Ketua PBL, Rusydi,S.Kep. dan Junaidi,SST.MB, bertempat di aula kecamatan Mutiara, Sabtu (21/4).

Kegiatan penutupan tersebut diisi dengan kegiatan Pemaparan hasil kegiatan PBL mahasiswa yang berlangsung selama 1 bulan sejak 26 Maret s/d 21 April 2012. Dalam pemaparan terungkap beberapa masalah utama yang didapatkan dari hasil pengumpulan data, antara lain system pembuangan sampah masyarakat dominan yang sembarangan tempat, pembuangan air besar/tinja banyak yang ke sungai, pembuangan air limbah keluarga(comberan) sembarangan tanpa ada penampungan khusus, kondisi kandang yang tidak terawat dan kebiasaan buruk remaja yang banyak merokok. Pada kesempatan tersebut juga ditampilkan sejumlah kegiatan yang telah dilakukan mahasiswa selama PBL, antara lain : mapping masalah kesehataan, lokakarya mini desa, Planning of Action (POA), asuhan keperawatan dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat , keluarga binaan dan lansia, taman gizi/obat kelurga, pembuatan WC sederhana dan SPAL percontohan, gotong royong,usaha kesehatan sekolah ( sikat gigi, cuci tangan efektif, personal hygiene), perlombaan stimulus anak, pembuatan papan nama lorong/batas desa, ikut serta kegiatan posyandu dan pemasangan baliho pesan kesehatan.

Ketua PBL Akper Jabal Ghafur Sigli, Rusydi, S.Kep. , pada saat acara penutupan tersebut menyampaikan terimakasih banyak kepada bapak Camat beserta jajarannya, kepada pak geuchik desa tempat PBL dan seluruh masyarakat atas dukungan, bantuan dan perhatiannya terhadap mahasiswa PBL sehingga kegiatan PBL berjalan sesuai yang direncanakan tanpa ada kendala yang berarti. Dan Rusydi, S.Kep berharap dapat menjalin kerjasama yang lebih baik untuk masa yang akan datang.

Selanjutnya Direktur Akper Jabal Ghafur Sigli, yang diwakili oleh Pudir III, NS.MIRZAL TAWI,MKM, memaparkan  menilik dari hasil presentasi kegiatan mahasiswa tergambar bahwa masalah kesehatan lingkungan yang berhubungan perilaku tidak sehat masih menjadi masalah utama pada masyarakat. Menurut Mirzal Tawi, waktu 1 bulan tentunya tidak cukup untuk menyelesaikan semua masalah kesehatan, karena untuk merubah perilaku tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun membutuhkan waktu yang lama dan kerja keras. Walau demikian diharapkan keberadaan mahasiswa tersebut setidaknya dapat menularkan atau mentransfer sedikit ilmu tentang lingkungan komunitas sehat dan perawatan keluarga serta lansia.

Di sisi lain Mirzal Tawi juga menyoroti perlunya sinergisme antara pembangunan fisik dengan pengembangan SDM terkait kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. Upayakan setiap pembangunan fisik senantiasa berwawasan kesehatan dan lingkungan.  Mirzal Tawi mencontohkan pembangunan MCK atau WC Umum tanpa dibarengi dengan kesadaran tidak ada gunanya, malah bangunan tersebut tidak digunakan, tidak terawat hanya menjadi monumen saja. Contoh lainnya pembangunan saluran pembuangan air limbah atau talut yang seyogyanya untuk mengalirkan air limbah keluarga namun kenyataannya banyak kita temukan saluran air tersebut bukan untuk mengalirkan air tapi untuk menampung air yang menjadi sumber hidup dan berkembangnya nyamuk malaria dan nyamuk penyebab demam berdarah. Mirzal Tawi menekankan bahwa kesehatan tidak hanya tanggung jawab tenaga kesehatan saja tapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Terjadinya gizi buruk, meningkatnya kasus malaria, DBD, seolah itu adalah kegagalan petugas kesehatan padahal kalau kita kaji lebih jauh banyak aspek lain yang mempengaruhinya, misalnya rendahnya tingkat ekonomi keluarga, rendahnya tingkat pendidikan, pembangunan yang menafikan aspek kesehatan, dan lain-lain.

Camat Kecamatan Mutiara, Bapak Drs. M.Adam,BA  di Aula Kantor Camat berharap pihak Akper Jabal Ghafur Sigli sebagai sebuah institusi kesehatan yang pertama lahir, terakreditasi dan sudah banyak meluluskan mahasiswa agar dapat menggunakan wilayah kecamatan Mutiara untuk kegiatan PBL di masa yang akan datang, karena banyak sekali manfaat yang dirasakan dari program ini. M.Adam juga menyampaikan terimakasih atas kepercayaan pihak akademik Akper Jabal Ghafur Sigli memilih kecamatan Mutiara dibawah pimpinannya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s